Ciputat, suarapolitik.com - Panitia penyelenggara Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) 2017, Fakultas Syariah dan Hukum, Enday Hidayat menyampaikan pesan-pesan penting lewat acara tahunan tersebut di UIN Jakarta (25/8).
 
Dalam keterangannya, Enday Hidayat mengatakan acara PBAK tahun ini layak menjadi contoh bagi fakultas lain karena acara tersebut jauh dari perploncoan dan menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan.
 
Pria berdarah Lampung ini juga berpesan kepada seluruh mahasiswa baru agar terus belajar menjadi yang terbaik dan tetap kritis terhadap kebijakan kebijakan yang ada.
 
"Mahasiswa harus cerdas menyikapi dinamika perkuliahan dan rajin mengkritisi kebijakan yang merugikan" Katanya.
 
Tak lupa juga Enday Hidayat mengapresiasi kinerja seluruh panitia yang dianggapnya sudah bekerja dengan sepenuh hati dan sangat sabar dalam menghadapi mahasiswa-mahasiswa baru.
 
"Saya pikir panitia PBAK tahun ini rekan kerja terbaik yang pernah saya kenal, mereka melakukan pekerjaan ini penuh dengan rasa cinta dan tanggungjawab" Ujarnya.
 
Senada dengan Enday, wakil sekretaris umum Dewan Mahasiswa (DEMA) FSH, Rasyid Rahmat juga mengapresiasi kinerja seluruh panitia dalam bertugas.
 
"Saya pikir jargon yakin usaha sampai telah memberikan dorongan semangat kepada seluruh panitia. Saya bangga dengan mereka" ungkapnya.
 
Acara PBAK tahun ini berlangsung selama 4 hari 21-24 agustus 2017. Total peserta acara tersebut 523 orang dari berbagai macam prodi.
 
Adapun tema acara adalah "Membentuk generasi bangsa yg kritis dan cendekia dalam bingkai keislaman dan keindonesiaan". (Ridho)